Rabu, 24 Agustus 2011

Normalisasi Database


ERD……………….Entity Relationship Diagram

ERD, atau biasa disebut Entity Relationship Diagram adalah sebuah sistem diagram yang menggambarkan hubungan antar table dalam suatu database.
Dalam ERD ini pengguna akan dimudahkan dalam pemnbacaan tabel, karena banyaknya tanda atau notasi yang mempermudah pembacaan.
·         Notasi dalam ERD
Notasi merupakan tanda-tanda yang terdapat didalam suatu system ERD, adaapun notasinya adalah:
1.                            (Persegi panjang) ini merupakan lambing yang digunakan untuk pemberian nama pada tabel, dalam ERD disebut ENTITAS
2.                       (Elips/oval)  atau disebut atribut, digunakan untuk pemberian nama                       kolom dan tabel
3.      
ISA
                    Relationship di gunakan untuk pemberian tanda saling berhubungan antar tabel
4.                                    Spesialisasi di gunakan untuk menandai bahwa kolom yang terhubung merupakan sesuatu yang special
5.                                    Atribut turunan digunakan muntuk penandaan bahwa  kolom tersebut adalah tambahan/hasil yang terchipta dari satu rangkaian tabel
·         Mapping kardianalitas
Mapping kardinalitas adalah suatu pemetaan yang digambarkan dalam suatu ERD, adapun bentuknya adalah:
a.       Many to many, berarti hubungannya menuju ke sesuatu yang banyak denagn yang banyak
b.      One to many, berarti hunbuungannya menuju ke sesuatu yang hanya satu dengan yang banyak
c.       One to one, berarti hubungannya menuju sesuatu yang hanya satu ke yang hanya satu pula
d.      Many to one, berarti hubungannya menuju sesuatu yang benyak ke yang hanya Satu
Lambang many adalh * sedang one adalah 1




Normalisasi database berarti proses poemulihan pada suatu database. Kegunaan normalisasi diantaranya dapat digunakan untuk memudahkan pengubahan struktur tabel, mengeliminasi adanya duplikasi informasi, dan memperkecil perubahan struktur database.
Pada proses normalisasi terhadap tabel pada database dapat dilakukan dengan tiga tahap normalisasi antara lain :
1.       Bentuk Normal ke Satu(1NF)
a.       Syarat :
b.      Tidak ada set atribut yang berulang atau bernilai ganda.
c.       Telah ditentukannya primary key untuk tabel atau relasi.
d.      Tiap atribut hanya memiliki satu pengertian.
e.      Tiap atribut yang dapat memiiki banyak nilai sebenarnya menggambarkan entitas atau relasi yang terpisah.
2.       Bentuk Normal ke Dua(2NF)
a.       Syarat :        
b.      Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal ke satu.
c.       Atribut bukan kunci(non-key attribute) haruslah memiliki ketergantungan fungsional sepenuhnya pada primary key
3.       Bentuk Normal ke Tiga(3NF)
a.       Syarat :        
b.      Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal ke dua.
Atribut bukan kunci(non-key attribute) tidak boleh memiliki ketergantungan fungsional terhadap atribut bukan kunci lainnya. Seluruh atribut bukan kunci pada suatu relasi hanya memiliki ketergantungan fungsional terhadap primary key di relasi itu saja. Contoh Normalisasi pada beberapa tingkatan.
Diberikan tabel Mahasiswa di bawah ini, akan dilakukan normalisasi sampai bentuk normal ke tiga

Perhatikan bahwa tabel di atas sudah dalam bentuk normal ke Satu(1NF).
Belum memenuhi kriteria 3NF,
Karena atribut non-key Nilai dan
Bobot masih memiliki ketergantu-
ngan fungsional.

Bentuk Normal 2 ( NF2 )




















Bentuk Normal 3 NF3



Rekayasa Perangkat Lunak

REKAYASA  PERANGKAT LUNAK
Oleh : Rita Aji
·         PENGERTIAN RPL
Rekayasa Perangkat Lunak atau yang sering disebut software engineering ternyyata adalah sebuah disiplin ilmu yang membahas semua aspek tata cara pembuatan perangkat lunak, mulai dari tahap paling awal yaitu analisa kebutuhan masyarakat, kemudian spesifikasi kebutuhan pengguna, desain, pengkodean, pengujian ddan yang terakhir yaitu pemeliharaan perangkat lunak yang sudah dihasilkkan.
1.       Analisa kebutuhan pengguna
Dilakukan dengan cara pengumpullan berbagai informasi dari masyarrakat mengenai kebutuhan apa yang diinginkan atau dibutuhkan masyarakatt

2.       Spesifikasi kebutuhan pengguna
Yaitu menspesifikan berbagai informasi mengenai kebutuhan yang sudah didapat menjai sebuah skema kerja mengenai perangkat lunak apa uyang akan dibuat

3.       Desain
Saat dimana programmer melakukan proses coding

4.       Pengkodean
Proses akhir perancangan yang dilakukan programmer sebagai tonggak keberhasilan pembuatan perangkat lunak yang dibuat

5.       Pengujian
Proses untuk mengetahui layak atau tiddaknya perangkat lunak yang dibuat beredar ditengah masyarakat

6.       Pemeliharaan perangkat lunak
Yaitu penampungan berbagai kritik, saran maupun tingkat kepuasan pengguna terhadap perangkat lunak yang dibuat,dimana proses ini untuk mengetahui berhasil atau tidaknya perangkat lunak tersebut beredar di masyarakat

·         SEJARAH POPULERNYA ISTILAH SOFTWARE ENGINEERING
Istilah software engineringg mulai muncul atau popular ketika diadakannya  SOFTWARE ENGINEERING CONFERENCE pada tahun 1968. Konferensi tersebut diadakan oleh NATO(North Atlantic Treaty Organization).
Dalam perkembangannya banyak orang mengira SE/RPL adalah disiplin ilmu yang membahas bagaimana cara pembuatan program computer. Padahal itu salah besar!!!!
RPL ini lebih menjurus kepada tata cara pembutan suatu perangkat lunak.

·         PERBEDAAN PERANGKAT LUNAK, PROGRAM, dan PROSEDUR

NAMA
DEFINISI
Perangkat Lunak
Seluruh perintah yang digunakan untuk memproses informasi
Program
Kumpulan perintah yang dimengerti computer
Prosedur
Perintah yang dibutuhkan user dalam memproses informasi

·         TUJUAN ADANYA RPL
Dalam pembuatan sesuatu pastilah kita harus memiliki tujuan, ya benar saja. Berikut adalah tujuan adanya RPL:
a)      Membuat suatu perangkat lunak dengan biaya serendah mungkin
b)      Menghasilkan perangkat lunak berkinerja handal
c)       Menghasilkan perangkat lunak yang dapat digunakan di berbagai platform
d)      Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah
Dengan tujuan tersebut dapat diartikan bahwa RPL sangat menguntungkan bagi pengguna maupun pembuat.
·         SEJARAH PERKEMBANGAN RPL SELAMA INI
1940an
Computer pertama yang memperbolehkan pengguna menulis kode program secara langsung
1950an
Munculnya:
Generasi awal interpreter dan berbahasa macro
Generasi awal complier
Generasi kedua complier
1970an
Adanya perangkat pengembang perangkat lunak dan perangkat minicomputer komersial
1980an
Adanya PC komersial dan peningkatan permintaan perangkat lunak olehh masyarakat dunia
1990an
Adanya pemrograman berorentasi obyek, peningkatan derastis memori, peningkatan penggunaan internet,
2000an
Platform interpreter modern seperti java, .net,PHP
1960an
Computer mainframe mulai di perjual belikan,perangkat lunak bisa di pesan,konsep software engineering milai dipakai